Senin, 24 Desember 2012

Sejarah Rap / Hip-Hop

    Untuk mengerti sejarah dari Rap, kamu harus tau dua hal. Rap adalah berbicara dengan rima mengikuti ritme atau ketukan beat. HipHop adalah budaya, jalan hidup (way of life) untuk lingkungan orang-orang yang mengidentifikasi, mencintai, dan menghargai nge-rap, nge-breakdance, nge-Deejay, dan Graffiti (Kurtis Blow).

RAP
    Kebanyakan buku, acara TV, dan sejarahwan mengatakan bahwa Rap dibuat/diciptakan di Bronx, tapi ini tidak sepenuhnya benar. Rap Amerika yang kita tahu sekarang dimulai sekitar tahun 1970 di Boogie Down Bronx.
    Untuk mengerti Keseluruhan, kita harus kembali ke masa lampau. Dimulai dari Afrika, Gospel. Mari kembali ke akarnya, Afrika. Untuk lebih spesifik, suku-suku disana mengabadikan sejarah mereka dalam bait-bait ritmik dan nyanyian. Karena ada banyak suku-suku, banyak terdapat bahasa daerah dan suku-suku yang bahasa daerah, dan suku-suku bahasa mereka seringnya tidak dibuang/ dilupakan. Jadi, untuk menjaga sejarah dan legenda mereka menggunakan lagu dan ritmik untuk menceritakan.
    Karena pedagang budak kulit putih datang dan memisahkan mereka dari keluarga dan suku mereka, orang Afrika asli membawa cerita dan rima mereka bersama pedagang budak Eropa. Mereka (pedagang budak) tidak mengijinkan para budak bicara menggunakan "Bahasa Ibu" (bahasa afrika asli). Para pedagang itu berpikir bahwa mereka berencana untuk membuat rusuh. Walaupun mereka dirantai, tapi mereka di perbolehkan untuk menyanyi. Ini membuat para budak bertahan hidup dan merasa lebih baik.
    Para budak wanita diperkosa dan sering kail hamil oleh crew (para pembantu pedagang budak). Budak wanita dijadikan bonus untuk para crew. Perjalanan ini bisa memakan waktu hingga sebulan. Dan bila ada sekitar 1000 budak, dan 600-700 yang selamat, itu adalah perjalanan yang bagus. Dan bila budak wanita hamil maka mereka akan mendapatkan harga yang lebih baik (karena ada tambahan bayi dalam kandungan budak wanita). Lalu para majikan (pemilik budak) berlaku sama untuk mendapatkan lebih banyak budak (memperkosa budak wanita hingga hamil dan anak hasil perbuatan itu dijadikan budak lagi). Mereka, para majikan bahkan memberi tamu mereka satu atau dua wanita untuk teman tidur.
    Ketika mereka menyanyi mereka bekerja lebih giat karena isi nyanyiannya adalah tentang dari mana mereka berasal dan sejarah suku-suku mereka. Waktu selanjutnya, karena majikan bersifat lebih lunak, para budak diperbolehkan libur setiap hari minggu. Menyanyikan lagu kebebasan. Hal ini kemudian berubah menjadi paduan suara Gospel.


Blues
    Ketika perbudakan dilarang, kulit hitam masih diburu, digantung disiksa, dan lebih buruk lagi. Waktu itu adalah masa yang sangat buram dan menyedihkan. Lagu-lagu terdengar murung dan sedih. Blues dulunya adalah cuma satu instrument dan satu vocal dengan suara yang mengayun sendu.

Jazz
    Beberapa tahun kemudian, mereka mulai memadukan musik tradisional Afrika dengan instrument Eropa. Dan lahirkan apa yang disebut Jazz. Lalu Soul muncul sebagai gaya yang lebih ringan dan riang dari pada R & B.

Rhythm & Blues
    Ketika artis-artis Blues pindah dari pedesaan ke daerah perkotaan, musiknya terdengar lebih berat dan dengan gaya yang lebih groovy. Suara utama adalah pada rhythm. Lalu ini menjadi Rhythm and Blues (R&B), dan waktu itu merupakan satu-satunya jenis musik kulit hitam. Diketahui juga oleh audiens kulit putih pada awal tahun 50-an. Tapi masih kuat dipengaruhi oleh musisi kulit putih. Satu dari artist R&B yang terkenal jaman itu adalah Lois Jordan dengan banyak lagu hits-nya di tahun 40-an dan 50-an. Diantara Fats-Domino mereka membuat lyrik yang lucu dikombinasikan dengan groove yang cepat dan dinamis. Hal itu membuat mereka tersentuh audiens kulit cepat dan dinamis. Hal itu membuat mereka tersentuh audiens kulit putih. Tapi itu bukan sebelum pertengahan tahun 50-an ketika R&B diputar di radio dan waktu itu musiknya adalah rock & roll. R&B di kombinasikan dengan elemen dari Jass, Country Blues, Boogie Woogie, dan Gospel.

0 komentar:

Posting Komentar